Jakarta, CNBC Indonesia – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, secara rutin mengadakan ajang Olympiade Agincourt Resources (OlympiAR). Kegiatan ini diharapkan bisa membangun tradisi pengembangan berkelanjutan.

Wakil Presiden Direktur Agincourt Resources, Ruli Tanio mengatakan dalam ajang OlympiAR pihaknya tidak membangun formalitas tapi dia berharap bisa menjadi bagian dari membangun yang namanya tradisi, yakni tradisi pengembangan berkelanjutan.

“Contohnya di bidang olah raga, seperti sepak bola dan bulutangkis, menang itu jadi tradisi bagi beberapa negara,” ungkap Ruli, dikutip Minggu (5/5/2024).

Agincourt Resources menurutnya, meski dalam skala yang kecil, ingin berkontribusi dalam membentuk warisan dan tradisi. Apalagi dengan OlympiAR yang diadakan dua tahun sekali dengan hadiah menarik, tantangan dan kolaborasi, diharapkan mahasiswa memiliki tradisi untuk berkompetisi.

“Jadi mudah-mudahan itu yang sekarang sedang kita bentuk untuk adik-adik mahasiswa. Kami juga tidak masalah apabila ke depan kegiatan positif ini juga dilakukan oleh pihak lain dan menghilangkan AR dalam OlympiAR sehingga makin banyak upaya yang baik ke depan bagi industri pertambangan dan juga generasi mendatang,” ujar dia.

OlympiAR merupakan inisiatif Agincourt Resources untuk mendorong inovasi dan pengetahuan dalam bidang pertambangan berkelanjutan. Kompetisi ini memfasilitasi mahasiswa untuk mengeksplorasi dan menawarkan solusi praktis mengenai desain eksplorasi lanjutan, konsep metalurgi dan pengolahan, serta dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan.

Dalam gelaran kedua ini, Agincourt Resources mengusung tema “Harmony in the Elements, Navigating Sustainable Mining Practice”, berkolaborasi dengan Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI). OlympiAR adalah bagian dari E-Coaching Jam (ECJ) Agincourt Resources. Selama 1 dekade diselenggarakan, ECJ telah menjembatani komunikasi lebih dari 5.000 mahasiswa di seluruh wilayah di Indonesia dengan puluhan pakar dari berbagai bidang, mulai dari pertambangan, geologi, lingkungan hidup, komunikasi, bisnis, hingga ketenagakerjaan dan keberagaman gender.

Senior Manager Corporate Communications Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, menyampaikan kegembiraannya atas peningkatan signifikan jumlah pendaftar pada tahun ini, yang menunjukkan ketertarikan dan dedikasi yang besar dari mahasiswa Indonesia terhadap industri pertambangan dan keberlanjutan.

“Kami bangga melihat peningkatan drastis sebesar 290% dalam jumlah pendaftaran dan kualitas peserta pada OlympiAR tahun ini. Ini menunjukkan keinginan kuat dari generasi muda Indonesia untuk berkontribusi pada industri pertambangan yang berkelanjutan dan etis,” ungkap Katarina.

OlympiAR 2024 bukan hanya menandai pencapaian penting dalam upaya PT Agincourt Resources untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dalam industri pertambangan, tetapi juga menegaskan komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi dan keberlanjutan. Bersamaan dengan Penganugerahan Pemenang OlympiAR, PTAR menggelar ECJ dengan mengusung tema “Martabe Gold Mine: A Benchmark for Excellence in Indonesian Mining” yang menghadirkan Expert Coach Mika Purba yang merupakan Mining Manager Agincourt Resources, dimoderatori oleh Exploration Geologist Geo Fix Indonesia Adi Sulaksono.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Tambang RI Punya Potensi 2 Miliar Ton Emas, Siapa Pemiliknya?


(dpu/dpu)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *