Jakarta, CNBC Indonesia – Citanusa Group, perusahaan kontraktor properti melakukan ekspansi di berbagai sektor komersial dan residensial. Yang terbaru, Citanusa menghadirkan Karawang Green Village 3 (KGV3). Sebuah kawasan residensial yang menyasar masyarakat di kawasan industri.

Lokasi hunian yang dekat dengan kawasan industri ini menyasar para karyawan pabrik dengan segmen umur 25-45 dari kategori lower middle class. Kepada para calon konsumen, Citanusa menawarkan empat tipe rumah dengan harga sangat terjangkau, mulai dari harga Rp300 jutaan hingga Rp600 jutaan. 

“Total hunian yang akan dibangun di kompleks KGV3 direncanakan sebanyak 2.000 unit rumah. Dari jumlah tersebut, saat ini sudah 373 unit yang diserahterimakan dan dihuni oleh konsumen. Untuk unit indent akan diserahterimakan dalam waktu 12 sampai 18 bulan sejak unit tersebut dirilis untuk dijual,” ujar Direktur Utama Citanusa Group, Nerisa Arviana, Jumat (3/5/2024). 

Dari aspek legalitas, pihaknya menjamin keamanan para penghuni KGV3 dengan memastikan konsumen sudah memiliki pecahan sertifikat setelah proses akad kredit. Dengan sertifikat yang sudah pecah, setiap unit dapat diperjualbelikan atau dialihkan kepemilikannya secara terpisah.

Nerisa menjelaskan, “Properti dengan sertifikat yang sudah pecah juga dapat memiliki nilai investasi yang lebih tinggi. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi pemilik untuk menjual, mengalihkan, atau mewariskan propertinya dengan lebih mudah. Kelebihan ini yang tidak semua pengembang bisa tawarkan.”

Kemudian dari aspek price, Citanusa menawarkan hunian yang lebih terjangkau namun tetap memberikan value dan kualitas lebih tinggi dengan harga yang sama di segmennya.

KGV3 merupakan kawasan residensial dari Citanusa ke-5 di wilayah Karawang dengan total nilai project mencapai 1 Triliun. Daerah industri ini dinilai masih menyimpan berbagai potensi untuk pengembangan project. Berdasarkan data DPMPTSP Jawa Barat, Kabupaten Karawang menempati posisi kedua investasi tertinggi di Jawa Barat, dengan nilai mencapai Rp45,8 triliun sepanjang 2023.

Potensi lain dari Kabupaten Karawang juga bisa dilihat dari pertumbuhan penduduk dan tingkat ekonominya. Geliat ekonomi Karawang yang mengundang banyak pendatang untuk bekerja di kawasan industrinya, bisa dilihat sebagai peluang baru bagi industri properti dan perumahan karena berkorelasi sangat kuat dengan kebutuhan tempat tinggal.

Potensi itu juga didukung dengan kemajuan pengembangan berbagai insfrastuktur. Adanya Elevated Toll II Jakarta – Cikampek, Kereta Cepat Jakarta – Karawang, dan Rencana Perluasan Commuter Line Karawang telah menjadikan wilayah Timur Jakarta seperti Karawang kian berkembang dan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

“Karena itu, kami melihat Kabupaten Karawang ke depan akan semakin potensial dan berdampak terhadap peningkatan nilai properti yang progresif setiap tahunnya,” ujar Direktur Citanusa Group, Anton Suwandi.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Bisnis Properti ‘Tumbang’ Jelang Pemilu? Begini Penjelasannya


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *