Jakarta, CNBC Indonesia – Ramai-ramai media asing menyoroti kekalahan Timnas RI di Piala Asia U-23 melawan Irak, Kamis malam. Diketahui dalam laga perebutan tempat ketiga menuju olimpiade itu, tim asuhan Shin Tae Yong harus kalah setelah duel ketat dengan Irak di skor akhir 1-2.

Reuters menulis artikel berjudul “Iraq secure Olympic berth as Jasim’s extra-time strike downs Indonesia”. Disebut bagaimana Timnas RI awalnya unggul namun kebobolan kemudian dan berlanjut hingga waktu tambahan.

“Irak mengklaim jaminan tempat ketiga bagi Asia di Olimpiade Paris pada Kamis dengan kemenangan 2-1 di perpanjangan waktu atas Indonesia, yang memastikan mereka finis di peringkat ketiga di Piala Asia U-23 di Qatar,” muat laman itu dikutip Jumat (3/5/2024).

“Ivar Jenner memberi keunggulan bagi Indonesia, yang berupaya lolos ke Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1956, pada menit ke-19 melalui tendangan mendatar ke sudut gawang Hussein Hasan,” tulis laman tersebut.

“Namun sundulan jarak dekat Zaid Tahseen delapan menit kemudian menyamakan skor, dan butuh waktu hingga menit keenam perpanjangan waktu bagi kedua tim untuk menemukan pemenang ketika Ali Jasim mencetak gol,” tambahnya.

Hal sama juga dimuat media olahraga internasional, ESPN. Media itu menulis artikel berjudul “Indonesia made to wait for Olympic qualification after defeat in AFC U-23 Asian Cup third place playoff”.

“Indonesia harus memenangkan kualifikasi antarbenua jika mereka ingin mencapai turnamen sepak bola putra Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1956, setelah kehilangan kemajuan otomatis dengan kekalahan 2-1 dari Irak di perebutan tempat ketiga playoff Piala Asia AFC U-23 2024,” muat laman itu.

“Awalnya segalanya tampak positif bagi tim Indonesia, yang telah melampaui semua ekspektasi dengan mencapai sejauh ini dalam debut turnamen mereka, saat mereka memimpin pada menit ke-19,” tambahnya.

“Setelah tendangan sudut pendek berhasil dihalau hanya sampai ke tepi kotak penalti, Ivar Jenner melepaskan tendangan rendah yang kuat dari jarak 25 yard yang tidak dapat ditahan oleh kiper lawan, Hussein Hassan, di tiang dekatnya meskipun ada bantuan darinya,” muat laman itu lagi.

“Namun delapan menit kemudian, Irak membalas ketika kiper Indonesia Ernando Ari gagal menangani bola mati dengan baik dan mengirim bola dengan berbahaya ke dalam kotak penalti, di mana Nihad Mohammad akan memanjat paling tinggi dan menyundul bola ke arah garis untuk disaksikan oleh Zaid Tahseen. dari jarak satu yard,” tambahnya.

Meski begitu tone positif masih diberikan ESPN. Media itu menegaskan RI masih bisa masuk ke olimpiade sebagai tim ke-4 dari Asia.

“Namun harus mengalahkan Guinea Kamis depan jika mereka ingin memesan tiket ke Paris akhir tahun ini,” tambahnya.

Di sisi lain, media Vietnam juga menulis bagaimana dramatisnya pertandingan Indonesia dan Irak. Ketegangan disebut terus terjadi termasuk momen-momen mengharukan.

“Dalam perebutan tempat ketiga Piala Asia U23 yang menggemparkan dan juga merupakan kualifikasi Olimpiade, Irak menang atas Indonesia dengan kemenangan dramatis, mengamankan tempat mereka di Olimpiade Paris mendatang,” muatnya VnExpress dalam artikel “Iraq qualify for Paris Olympics, Indonesia wait continues”.

“Pertandingan di Stadion Abdullah bin Khalifa dipenuhi dengan ketegangan, kegembiraan, dan momen-momen yang mengharukan, yang berpuncak pada perayaan gembira bagi tim Irak, sekaligus memberi Indonesia peluang lain di babak playoff mendatang melawan Guinea,” tambahnya.

Disebut pula bagaimana pemain Indonesia tampil penuh energi dan semangat sejak awal. Irak menggunakan fisik dan kekuatan udara, sedangkan Indonesia mengandalkan serangan balik cepat dan kecepatan pemain mudanya.

“Masing-masing pihak melakukan beberapa pergantian pemain strategis untuk memperkuat taktik mereka, namun pergantian pemain bertahan Irak di perpanjangan waktu mungkin memainkan peran penting dalam mempertahankan keunggulan tipis mereka,” muatnya lagi.

“Perpanjangan waktu melihat Irak mengambil keunggulan penting melalui gol Ali Jasim sebelum turun minum. Meski kelelahan, Indonesia berusaha keras untuk menyamakan kedudukan. Mereka melakukan beberapa upaya jarak jauh, namun upaya tersebut tidak terlalu mengancam gawang Irak,” tulis laman itu lagi.

“Sementara Irak kini dapat berharap untuk berkompetisi di Paris, Indonesia harus berkumpul kembali dan mempersiapkan diri untuk pertandingan terakhir mereka di kualifikasi Olimpiade melawan Guinea,” tutupnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Video:Media Korsel Sorot Timnas U-23 RI Hingga Hamas Bakal Dihancurkan


(sef/sef)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *