Jakarta, CNBC Indonesia- Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Rino Afrino menyebutkan kehadiran Pabrik kelapa sawit (PKS) sebagai jawaban bagi kebutuhan penyerapan sawit petani termasuk sawit brondol.

Saat ini terjadi fenomena peningkatan permintaan CPO (Crude Palm Oil) asam tinggi yang memiliki bea ekspor yang lebih rendah dibanding CPO dengan asam lemas bebas di bawah 5% atau CPO pangan. Hal ini yang memicu persaingan PKS Asam Tinggi dan PKS konvensional.

Terkait persaingan PKS Asam Tinggi dengan PKS Konvensional dinilai Wakil Ketua Dewan Pembina HKTI, Rachmat Pambudi sebagai harapan bagi perbaikan harga sawit di tingkat petani.

Sementara Direktur Ekonomi & Keuangan Jamintel Kejaksaan Agung RI, Supardi menyebutkan pentingnya pengaturan agar kehadiran PKS Asam Tinggi tidak mengancam PKS Konvensional sehingga menguntungkan petani dan menghasilkan persaingan adi antar PKS.

Seperti apa solusi atasi pro-kontra Pabrik Sawit Asam Tinggi? Selengkapnya simak dialog Anneke Wijaya dengan Sekjen Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Rino Afrino serta Direktur Ekonomi & Keuangan Jamintel Kejaksaan Agung RI, Supardi dan Wakil Ketua Dewan Pembina HKTI, Rachmat Pambudi dalam Power Lunch,CNBCIndonesia (Selasa, 30/04/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *