Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah Indonesia terus mengupayakan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di tanah air sebagai salah satu bagian dari pengembangan pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT).

COO PT Thorcon Power Indonesia, Bob S. Effendi mengatakan dalam revisi Kebijakan Energi Nasional (KEN), pemerintah menargetkan 2032 sebagai tahun terwujudnya target operasional PLTN pertama RI. Langkah ini penting untuk menuju target Net Zero Emission 2060 dan menggantikan PLTU Batu Bara.

Di tahap pertama pengembangan PLTN pertama RI, PT Thorcon Power Indonesia menargetkan kapasitas PLTN 500 Mega Watt dengan investasi Rp 17 Triliun yang dibangun di Bangka Belitung dan ditargetkan beroperasi 2030.

Seperti apa urgensi dan rencana pengembangan PLTN? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Chief Operating Officer PT Thorcon Power Indonesia, Bob S. Effendi dalam Squawk Box,CNBCIndonesia (Selasa, 30/04/2024)

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *