Jakarta, CNBC Indonesia – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah merampungkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2025. Dalam rancangan kerja yang akan dilaksanakan oleh Prabowo Subianto-Rakabuming Raka itu, tingkat inflasi ditargetkan terjaga di level 1,5-3,5%.

Dikutip dari dokumen RKP 2025, Bappenas menetapkan pertumbuhan ekonomi tahun depan mencapai 5,3-5,6%. “Pertumbuhan ekonomi 2025 didukung oleh stabilitas ekonomi makro yang diupayakan terus menguat dengan memastikan indikator fiskal tetap berkinerja baik,” seperti dikutip dari dokumen itu, pada Selasa, (23/4/2024).

Bappenas menyebut indikator-indikator tersebut ditetapkan untuk menjamin keberlanjutan pembangunan dalam jangka menengah dan panjang. Adapun sejumlah indikator yang telah ditetapkan adalah tingkat inflasi yang ditargetkan terjaga pada rentang 1,5-3,5% year on year.

Sementara itu, nilai tukar Rupiah dijaga pada rentang Rp 15.000 sampai Rp 15.400/US$. Bappenas menyebut konsumsi rumah tangga dan lembaga non-profit yang melayani rumah tangga ditargetkan tetap tumbuh seiring dengan terjaganya daya beli masyarakat.

“Hal ini didukung oleh inflasi yang terjaga pada target Bank Indonesia serta peningkatan pendapatan masyarakat.”

Bappenas menyatakan konsumsi pemerintah juga ditargetkan tumbuh terjaga sejalan dengan dukungan pemerintah dalam pembangunan. Kinerja ekspor pun ditargetkan tumbuh tinggi sejalan dengan peningkatan ekspor utamanya produk industri.

“Sementara impor juga diperkirakan tumbuh tinggi sejalan dengan kebutuhan pembangunan untuk penguatan fondasi transformasi.”

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


APBN Tekor Lebih Besar di 2025, Begini Penjelasannya!


(haa/haa)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *